LokasiDewasa – Ada yang gemar menonton film porno? Peredaran film ini sudah dibatasi atau dilarang di Indonesia. Namun, masih saja ada yang bisa mengaksesnya dari internet. Setidaknya, ada sedikit orang yang suka menonton film atau video porno. Ada yang menonton film seksi ini sebagai referensi untuk bercinta dengan pasangan. Menambah gairah bercinta dengan pasangan, atau hanya untuk kepuasan diri sendiri. Hanya saja, apabila terlalu sering menyaksikan film ini akan berdampak buruk bagi kesehatan jiwa dan fisik si penonton. Nah, memang apa saja dampak buruk dari melihat film berbau seksual tersebut?

Menurunkan Tingkat Kecerdasan Otak

Ada yang pernah dibilang, “Jangan kebanyakan nonton film porno, nanti jadi tulalit loh”? Ternyata pernyataaan tersebut ada benarnya. Max Planck for Human Development di Jerman baru saja melakukan sebuah penelitian. Para ahli menemukan bahwa pria yang sering menonton film porno ternyata memiliki korteks (struktur pada otak) yang lebih kecil. Korteks yang berwarna abu-abu pada otak tersebut ternyata turut menentukan tingkat kecerdasan. Jadi, semakin sering seorang pria menonton film porno, semakin menurunlah kecerdasan mereka.

Depresi

Kebanyakan menyaksikan film seksual dapat menyebabkan depresi. Psychology Today menemukan apabila seseorang menonton film porno sedikitnya dua kali dalam seminggu, mereka cenderung lebih mudah mengalami deresi. Skala depresi yang dimiliki mereka cukup tinggi hingga berada di angka 18, yang menunjukkann kalau orang tersebut mengalami depresi cukup akut.

Risiko Perilaku Seks Menyimpang

Ternyata, film porno dapat memengaruhi perilaku seks si penontonnya. Misalnya saja, adegan yang ditayangkan dala film porno itu adalah seks dengan unsur kekerasan di dalamnnya. Maka si penonton dapat melakukan hal yang sama seperti yang ia saksikan.

Menurut Andri Wanananda, MS., salah satu dokter yang menangani masalah seksologi,  mengatakan “Penyimpangan pertama dilakukan tanpa keinginan kedua belah pihak, jadi yang satu memaksa. Itu nggak sehat, saya melihatnya dari aspek kedokteran. Kedua, itu dilakukan dengan cara-cara menyakiti sepereti si pria nggak dapat terangsang apabila nggak menyakiti pasangannya. Wanita terpaksa menerimanya.”

Impoten

Meskipun film porno dapat memberi rangsangan pada penontonnya, namun kerap menyaksikan film seskual tersebut juga dapat mengakibatkan impoten. Dari hasil studi yang dilakukan di Jerman, pria yang terus-terusan menonton film porno cenderung lebh sulit ereksi. Mengapa? Sebab saat pria sering menonton film porno sendirian, mereka juga akan sering melakukan masturbasi. Hal itulah yang dapat membuat pria mengalami disfungsi ereksi.

Jadi, buat yang gemar menonton film porno, jangan terlalu sering memutarnya ya? Jagalah kesehatan tubuh dan mental kalian.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here