Choi Jung-yoon shows a product at her sex toy shop in Seoul, South Korea, December 16, 2015. REUTERS/Kim Hong-Ji

LokasiDewasa – Beberapa penelitian baru menguji jumlah kasus seberapa banyak adanya dampak sex toys yang digunakan para pasangan ketika atau sedang tidak bercinta, terhadap hubungan asmara mereka. Hasilnya ditemukan sedikit perbedaan, tergantung dari jenis kelamin pasangan.

Baca juga: Apakah Dampak Alergi Terhadap Seks? Ini Penjelasannya!

Penelitian yang dipimpin oleh Michael Reece, Ph.D., meneliti kasus penggunaan vibrator di kalangan pria heteroseksual di Amerika Serikat. Lucunya, para pria heteroseksual yang telah menggunakan mainan seks dengan pasangannya melaporkan tingkat kepuasan seksual yang lebih rendah.

Para periset tidak bisa menentukan secara pasti mengapa kepuasan seks mereka jadi rendah saat bercinta pakai sex toys. Namun satu hal yang dapat disimpulkan, para pria tersebut merasakan rendahnya kepuasan seks mereka disebabkan karena pasangan wanitanya lebih merasa puas di ranjang saat menggunakan sex toys. Hal ini membuat pria merasa kemampuan seksnya diragukan dan merasa tidak bisa memuaskan pasangan mereka dengan tubuh mereka sendiri.

Menurut pakar seks dr. Kat van Kirk, banyak pria yang jadi salah paham soal dampak sex toys ini. Bahkan tidak hanya pria, wanita juga banyak yang salah paham kalau salah satu dari mereka menggunakan sex toys. Nantinya mereka akan menganggap bahwa diri mereka bisa tergantikan oleh sex toys, dan pasangannya tidak akan bergairah lagi pada mereka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here