LokasiDewasa – Saat penis Anda kesemutan, awalnya mungking Anda akan merasakan penis dan skrotum (buah zakar) seperti kebas atau mati rasa. Setelah itu, area organ intim Anda tersebut bisa jadi terasa menjadi dingin dan kesemutan. Jika Anda bergerak atau menyantuh penis dan skrotum Anda, area penis Anda dan skrotum Anda bisa jadi terasa sakit seperti tertujuk tajum.

Baca juga: Ini Dia Tips Aman Berhubungan Seks Untuk Orang Dengan Osteoporosis!

Ketika penis mulai kesemutan, cobalah untuk berdiri supaya area perineum Anda tidak tertekan lagi. Biasanya setelah aliran darah kembali normal,ras kesemutan akan hilang sendiri dalam beberapa menit. Namun, jika kondisi ini tak membaik juga, segera hubungi dokter atau layanan kesehatan.

Untuk mencegah penis kesemutan, berdiri dari sadel saat bersepeda bisa mambantu mengurangi tekanan pada area perineum. Jika memungkinkan, menepilah sejanak dan berdiri kalau Anda sudah bersepeda terlalu lama. Anda juga sebaiknya memilih sadel yang lebih lebar. Tekanan yang Anda rasakan akan berkurang kerena menyebar ke seluruh permukaan, tak hanya pada satu titik saja.

Bila penis sering kesemutan padahal Anda tidak sering bersepeda atau duduk kelamaan, bisa jadi penyebabnya adalah penyakit atau gangguan yang terselubung. Hubungi dokter Anda untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat. Langsung menangani penyakitnya bisa mencegah dan mengobati penis kesemutan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here